Sabtu, 21 September 2013

sulap angka

Cara Sulap Angka Prediksi Matematika

EFFECT:
Anda mampu memprediksi angka yang ditunjukkan penonton yaitu angka 36. Permainannya sangat simple.

CARA BERMAIN:
1. Sebelum permainan dimulai, tulislah prediksi Anda yaitu angka 36 di secarik kertas dan dimasukkan dalam amplop. Lalu suruh seorang penonton untuk memegangnya.

2. Mintalah seorang penonton lagi untuk bermain bersama Anda.

3. Suruh dia menulis angka terserah dia yang terdiri dari 7 digit, dan setiap digit angkanya nilainya berbeda. Kita misalkan saja penonton menulis angka 3215674. (Ini hanya contoh, karena sebenarnya angkanya tidak diperlihatkan kepada Anda dan perdigitnya harus berbeda).

4. Suruh dia membalik angkanya. Angka penonton adalah 3215674, jika dibalik menjadi 4765123.

5. Sekarang penonton mempunyai dua angka, yaitu angka sebelum dibalik dan angka yang sudah dibalik (3215674 dan 4765123).

6. Suruh penonton mengurangi angkanya yaitu nominal yang lebih besar dikurangi nominal yang lebih kecil. (Antara 3215674 dan 4765123, yang lebih besar nilainya adalah 4765123, berarti 4765123 dikurangi 3215674).

7. Sekarang penonton mempunyai hasilnya yaitu:
4765123 - 3215674 = 1549449

8. Suruh penonton menjumlahkan angka perdigit dari hasil pengurangan itu.
1549449 ( 1 + 5 + 4 + 9 + 4 + 4 + 9 = 36 ).

9 . Sekarang katakan pada penonton bahwa Anda mempunyai prediksi pada sebuah amplop yang tadi dipegang salah satu penonton.

10. Buka amplopnya dan prediksi Anda sama dengan hasil yang diperoleh penonton yaitu 36.


sumber:http://trickssulap.blogspot.com/2012/11/cara-sulap-angka-prediksi-matematika.html

motivasi bagi pejalar

motivasi bagi pelajar

find your love....

bila anda tak mencintai pelajaran anda,maka cintailah orang-orang yang ada di sana. Rasakan kegembiraan dari pertemanan itu dan pelajaran pun jadi menggembirakan..

bila anda tidak bisa mencintai teman-teman kelas anda, maka cintailah suasana dan sekolahan anda.ini akan mendorong anda untuk bergairah berangkat sekolah dan melakukan kegiatan-kegiatan dengan lebih baik lagi.

bila anda juga tidak bisa melakukannya cintai setiap pengalaman pulang-pergi dari dan ke sekolahan anda. perjalanan yang menyenangkan menjadikan tujuan tampak menyenagkan juga..

namun, bila anda juga tak menemukan kesenangan disana,maka  cintailah segalanya yang ada disana

hidup hanya sekali.tak ada yang lebih indah selain melakukan dengan rasa cinta yang tulus...

Rabu, 31 Juli 2013

SEJARAH NAHDATUL ULAMA

SEJARAH BERDIRINYA NAHDATUL ULAMA(NU)

Nahdatul Ulama disingkat NU, yang merupakan suatu jam’iyah Diniyah Islamiyah yang berarti Organisasi Keagamaan Islam. Didirikan di Surabaya pada tanggal 31 Januari 1926 M/16 Rajab 1344 H. Organisasi ini merupakan salah satu organisasi terbesar di Indonesia dewasa ini. NU mempersatukan solidaritas ulama tradisional dan para pengikut mereka yang berfaham salah satu dari empat mazhab Fikih Islam Sunni terutama Mazhab Syafi’i. Basis sosial Nu dahulu dan kini terutama masih berada di pesantren.
Sebagai latar belakang terbentuknya organisasi NU ini adalah: gerakan pembaruan di Mesir dan sebagian Timur Tengah lainnya dengan munculnya gagasan Pan-Islamisme yang dipelopori Jamaluddin al-Afghani untuk mempersatukan seluruh dunia Islam. Sementara di Turki bangkit gerakan nasionalisme yang kemudian meruntuhkan Khalifah Usmaniyah.

Latar Belakang dan Sejarah Berdirinya Nahdhatul Ulama (NU)

Jika di Mesir dan Turki gerakan pembaruan muncul akibat kesadaran politik atas ketertinggalan mereka dari Barat, di Arab Saudi tampil gerakan Wahabi yang bergulat dengan persoalan internal umat Islam sendiri, yaitu reformasi faham tauhid dan konservasi dalam bidang hukum yang menurut mereka telah dirusak oleh khurafat dan kemusyrikan yang melanda umat Islam.
Sementara di Indonesia tumbuh organisasi sosial kebangsaan dan keagamaan yang bertujuan untuk memajukan kehidupan umat, seperti Budi Utomo (20 Mei 1908), Syarekat Islam (11 November 1912), dan kemudian disusul Muhammadiyah (18 Nopember 1912).
Hal-hal tersebut telah membangkitkan semangat beberapa pemuda Islam Indonesia untuk membentuk organisasi pendidikan dan dakwah, seperti Nahdatul  Wathan (Kebangkitan tanah air), dan Taswirul Afkar (potret pemikiran). Kedua organisasi dirintis bersama oleh Abdul Wahab Hasbullah dan Mas Mansur organisasi inilah yang menjadi cikal bakal lahirnya NU.
Pada saat yang sama, tantangan pembaruan yang dibawah oleh Muhammad Abduh di Mesir mempengaruhi ulama Indonesia dalam bentuk Muhammadiyah, yakni organisasi Islam terbesar kedua pada abad ke-20 di Indonesia. Penghapusan kekhalifahan di Turki dan kejatuhan Hijaz ke tangan Ibn Sa’ud yang menganut Wahabiyah pada tahun 1924 memicu konflik terbuka dalam masyarakat Muslim Indonesia. Perubahan-perubahan ini mengganggu sebagian besar ulama Jawa, termasuk Hasbullah. Dia dan ulama sefaham menyadari serta melakukan usaha-usaha untuk melawan ancaman bid’ah tersebut serta merupakan kebutuhan yang mendesak. Hasyim As’ari (1871-1947) Kiai dari pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, yang merupakan ulama Jawa paling disegani-menyetujui permintaan mereka untuk membentuk NU pada tahun 1926 dan dia menjadi ketua pertamanya atau ro’is akbar.
Khittah NU 1926 menyatakan tujuan NU sebagai berikut:
  1. Meningkatkan hubungan antar ulama dari berbagai mazhab sunni
  2. Meneliti kitab-kitab pesantren untuk menentukan kesesuaian dengan ajaranahlusunnah wal-jama’ah
  3. Meneliti kitab-kitab di pesantren untuk menentukan kesesuaiannya dengan ajaranahlusunnah wal-jama’ah
  4. Mendakwahkan Islam berdasarkan ajaran empat mazhab
  5. Mendirikan Madrasah, mengurus masjid, tempat-tempat ibadah, dan pondok pesantren, mengurus yatim piatu dan fakir miskin
  6. Dan membentuk organisasi untuk memajukan pertanian, perdagangan, dan industri yang halal menurut hukum Islam
Dari keenam usaha tersebut, hanya satu butir saja yaitu usaha pertanian, perdagangan dan industri yang tidak berhubungan langsung dengan kehidupan kaum ulama secara khusus.
Hasil Muktamar XXVII NU di Situbondo pada tahun 1984, melalui sebuah keputusan yang disebut “Khittah Nahdatul Ulama”, menegaskan kembali usaha-usaha tersebut dalam empat butir. Pertama, peningkatan silaturrahmi antar ulama. Kedua, peningkatan kegiatan di bidang keilmuan/pengkajian/pendidikan. Ketiga, peningkatan penyiaran Islam, pembangunan sarana-sarana peribadatan dan pelayanan sosial. Keempat, peningkatan taraf dan kualitas hidup masyarakat melalui kegiatan yang terarah, mendirikan badan-badan untuk memajukan urusan-urusan pertanian, perniagaan dan perusahaan yang tidak dilarang oleh syara’.
Dengan demikian pengaruh ulama sangat besar dalam NU, dan telah mendapat konfirmasi dari Khittah NU. Hal ini disebabkan karena pada dasarnya NU adalah Jam’iyyah Diniyyahyang membawakan faham keagamaan, sehingga yang menjadi mata rantai pembawa faham Islam Ahlussunnah wal-jama’ah, selalu ditempatkan sebagai pengelola, pengendali, pengawas dan pembimbing utama jalannya organisasi.
Selanjutnya akan dijelaskan sekilas tentang lambang NU, lambang NU ini dibuat pada tahun 1927. Mempunyai lambang sebuah bintang besar di atas bumi menyimbolkan Nabi Muhammad, empat bintang kecil, masing-masing dua disebelah kanan dan kiri bintang besar, melambangkan empat khulafa’al-Rasyidin; dan empat bintang kecil di bawah melambangkan empat Imam Mazhab sunni; kesembilan bintang tadi secara bersama-sama juga bermakna sembailan wali (Wali Songo) yang pertama kali menyebarkan agama Islam di jawa. Bola dunia yang berwarna hijau melambangkan asal-usul kemanusiaan, yaitu bumi, yang kepadanya manusia akan kembali dan dirinya manusia akan kembali dan manusia akan dibangkitkan pada hari pembalasan. Tali kekemasan yang melingkari bumi dengan 99 ikatan melambangkan 99 nama-nama indah Tuhan, yang dengannya seluruh muslim di dunia disatukan.